Tinggal sebentar lagi kau akan hadir didunia ini. Dunia yg berbeda dgn duniamu sekarang. Ya ... Berbeda. sudah menjadi kewajibanku untuk snantiasa menjagamu agar bahtera yg engkau hadapi nanti, menjadi jalan yg mudah untuk kehidupan yg abadi kelak. Salam sayang slalu dari ummi dan abi.
Rabu, Maret 12, 2008
Selasa, Januari 22, 2008
Back to Campus
Selamat sore purwokerto.... akhirnya aku mau menginjakkan kaki lagi di purwokerto. tak terasa sudah 2 semester kemarin waktu terbuang dengan sia, alias nol dalam mikirin kuliah. Mikirin sih mikirin tapi realisasi untuk segera menyelesaikan studi itu yang sangat-sangat kurang. Beberapa pekan lalu sebenarnya aku sudah ke sini (purwokerto) tapi pulang lagi.
Semoga semangat untuk segera menyelesaikan studi ini kian membara sampai nanti wisuda, paling tidak butuh waktu setahun lagi. Kesungguhan yang diperlukan dalam diri ini untuk dapat menyelesaikan segala permasalahan. selain kesungguhan juga perlu kedisiplinan. aku niatkan, aku rencanakan, dan aku realisasikan.
Rabu, Desember 05, 2007
libur dulu deh . . .
bjfsozeiBeberapa hari yang lalu kami (PPL Bantu / TBPP) mengadakan pertemuan, biasa rutin tiap bulan sekali. Info penting yang diterima adalah masa kerja habis setelah bulan desember. Selanjutnya akan diperpanjang lagi bersamaan dengan TBPP angkatan kedua, tepatnya bulan maret. Lha selama menunggu itu dikaberkan untuk sementara libur alias tidak masuk kerja dan tidak ada income buat kebutuhan rumah tangga.
Memang ada yang berpendapat kita tetap masuk, ada yang berpendapat ikut peraturan dari pusat (libur dulu). Aku sih lebih sepakat libur dulu, biar bisa ngerjain skipsi. Kasihan dari dulu kuliah belum dipikirkan lagi. Inilah saat yang tepat.
Semoga saja isu terkait libur dulu itu menjadi kenyataan.
Senin, November 19, 2007
Nonton Naruto
Lha ini Film gambar corek yang lagi aku sukai. Tiap sore hampir tidak pernah aku lupakan untuk menikmati film ini. Kalau sudh nonton hampir-hampir lupa sama istri. Jangankan istri makan aja sampai lupa. Ini yang membuat istriku jadi cemburu. Tiap kali aku nonton naruto mesti diganggguinnya, ditutupin TVnya lah, direbut remotenyalah, pokoknya ada deh usilnya.Memang film ini bikin aku terbius. kalau sampai tidak nonton sekali hati ini jadi penasaran dan sangat gelo sekali. Ini dampak buruk dari film naroto kepadaku. Meskipun aku tahu akan dampak buruk bagiku, aku tetap menontonnya.
Terdengar aneh memang. Jangan sampai hal ini ketahuan sama temen halaqoh istri, bisa malu aku. Maklum, ibu-ibu kalau lagi liqo ada aja yang dibicarakan, bisa sajakan istriku keceplosan ngomongin aku dengan naruto. Bisa ketawa-ketiwi nanti ...
Selain kejelekan tentusaja menonton fil gambar corek ini ada kelebihannya. aku bisa sekolah menjadi ninja dengan naruto. Semangatdan kekonyolannyanya itu lho yang aku sukai. Dia nggak pernah yang namanya sedih, selalu aja menjadi semangat. Terutama tuh kalau lagi dekat dengan cewek berbaju merah itu (sakura). Sampai membelanya mati-matian. Dari film naruto juga mengajarkan aku tentang nasionalisme, alias cinta sama tanah kelahirannya. Naruto membela dengan segala jiwa dan raganya untuk membela kampung halamannya, keyakinannya, dan orang yang dicintainya.
Nah . . . banyak sekali kan manfaatnya. Jangan asal nonton aja, pasti ada pelajaran yang dapat kita petik hikmahnya. Yang baik kita ambil, yang jelek biarkan saja. OK ...
Kamis, Agustus 23, 2007
Liqo Baru
alhamdulillah liqo sudah bisa mulai lagi, berjalan 2 bulan. ane belum bisa menyesuaikan alias adaptasi dengan kelompok. butuh waktu yang agak lama memang, karena ane bertipikal orang yang sulit untuk bisa menyesuaiakan. tapi nggak apa-apa, lama kelamaan nanti juga bisa menyesuaikan sendiri.
sudah hampir bisa menyesuaikan dengan kelompok, beberapa hari yang lalu ane di SMS murobbi "antum liqonya pindah malam jum'at jam 20.00 dirumah pak ......... lha ini, ane dipindah lagi. dengan begitu ane butuh waktu lagi untuk menyesuaikan dengan anggota baru. tidak mengapa, mumpung masih baru sekalian dipindah-pindah aja, toh malah semakin banyak kenalan-kenalan yang baru. maklum orang baru... baru pulang kampung.
semoga liqo yang selama ini ane ikuti semakin mempermudah dalam mengarungi jalan panjang ini. amin...
Rabu, Agustus 01, 2007
Revitalisasi Kelompok Tani
Akhir-akhir ini kami (PPL) sedang disibukkan terkait dengan revitalisasi kelompok tani. Gimana nggak direvitalisasi, kelompok yang ada cuman ketuanya saja. yang lainnya entah kemana. Yang aneh lagi bantuan yang seharusnya untuk petani yang dilewatkan melalui kelompok tani ternyata hanya sampai ke pihak yang berkepentingan alias pingin memilikinya sendiri.
Lha... yang ingin diharapkan dari revitalisasi ini nanti agar Kelompok Tani yang ada di desa-desa bisa aktif dan haknya akan mendapatkan bantuan tidak diserobot oleh pihak lain. Meskipun orang itu mengatas namakan kelompok tani. Bantuan yang ditujukan untuk Kelompok Tani ya harus menjadi punyanya kelompok, dan untuk kepentingan para petani. Agar petani menjadi sejahtera.
Amin . . . .
Lha... yang ingin diharapkan dari revitalisasi ini nanti agar Kelompok Tani yang ada di desa-desa bisa aktif dan haknya akan mendapatkan bantuan tidak diserobot oleh pihak lain. Meskipun orang itu mengatas namakan kelompok tani. Bantuan yang ditujukan untuk Kelompok Tani ya harus menjadi punyanya kelompok, dan untuk kepentingan para petani. Agar petani menjadi sejahtera.
Amin . . . .
Selasa, Juli 24, 2007
Kau yang disampingku
Dua bulan telah berlalu. Tak terasa begitu cepatnya kita lalui bersama, dalam hari-hari yang indah. Meski hidup kita belum mapan semapan layaknya orang hidup berkeluarga, engkau hadapi dengan senyum terbaikmu.
Satu jam tak bersamamu hati ini sudah ingin rasanya segera bertemu. Maklumlah... baru kemarin kita mengucap perjanjian yang sangat kuat. ya... ijab qobul itu.
Rabu, Mei 30, 2007
Hari yang dinanti
Dalam hitungan hari, saat yang selama ini dinanti-nanti akhirnya akan menghampiri. Ku senantiasa berdoa agar dipertemukan dengan hari yang bersejarah itu, dimana aku akan memulai babak hidup baru. Episode awal sebuah cita-cita membangun kerajaan kecil.
Harus aku persiapkan dengan matang dalam menyambut hari itu, karena hari itu terasa sangat istimewa. Dimana akan ada seorang permaisuri membisikkan di telingaku "Selamat Hari Lahir, sayang".
sepekan menjelang hari lahirku
Harus aku persiapkan dengan matang dalam menyambut hari itu, karena hari itu terasa sangat istimewa. Dimana akan ada seorang permaisuri membisikkan di telingaku "Selamat Hari Lahir, sayang".
sepekan menjelang hari lahirku
Kamis, Mei 17, 2007
Menunggu
Menunggu, memang suatu hal yang menjenuhkan. Apalagi menunggu suatu yang tidak pasti. Banyak sekali hal yang kita tunggu saat ini. Misalnya, menunggu datangnya seorang sahabat menunggu hari yang dinanti, menunggu gaji bulanan, menunggu panggilan kerja, menunggu seseorang yang datang meminang, menunggu jadwal halaqoh karena mutasi, dan menunggu-menunggu yang lain. Sampai menunggu kapan ajal menjemput kita.
Agar tidak merasa bosan alias boring dalam masa penantian kita, maka sambil menunggu kita isi waktu tunggu tersebut dengan melakukan sesuatu. Entah apa itu bentuknya. Selain tidak jenuh kita juga punya manfaat, dengan bertambahnya sesuatu dari kita. ilmu, pengalaman, harta, pahala, dan lain sebagainya. Pada intinya kita mendapat nilai lebih dari hanya sekedar menunggu yang diisi dengan lamunan kosong.
Ketika saat-saat yang ditunggupun telah didepan mata, maka hati ini bagaikan terkena tetesan embun dipagi hari. Begitu menyejukkan hati, hingga tubuhpun tak mampu bergerak. Dan pada saat ini maka bekal kita sudah lumayan ada, karena disela-sela waktu menunggu, kita menghiasinya dengan amalan terbaik kita. Amalan yang bisa menjadi bekal untuk kemudian hari, dan bekal itu paling tidak sebuah perencanaan yang begitu matang dan sempurna. Insya Allah . . . .
Klaten, 17 Mei 2007
Disaat menunggu simbok yang lagi belanja di pasar.
Agar tidak merasa bosan alias boring dalam masa penantian kita, maka sambil menunggu kita isi waktu tunggu tersebut dengan melakukan sesuatu. Entah apa itu bentuknya. Selain tidak jenuh kita juga punya manfaat, dengan bertambahnya sesuatu dari kita. ilmu, pengalaman, harta, pahala, dan lain sebagainya. Pada intinya kita mendapat nilai lebih dari hanya sekedar menunggu yang diisi dengan lamunan kosong.
Ketika saat-saat yang ditunggupun telah didepan mata, maka hati ini bagaikan terkena tetesan embun dipagi hari. Begitu menyejukkan hati, hingga tubuhpun tak mampu bergerak. Dan pada saat ini maka bekal kita sudah lumayan ada, karena disela-sela waktu menunggu, kita menghiasinya dengan amalan terbaik kita. Amalan yang bisa menjadi bekal untuk kemudian hari, dan bekal itu paling tidak sebuah perencanaan yang begitu matang dan sempurna. Insya Allah . . . .
Klaten, 17 Mei 2007
Disaat menunggu simbok yang lagi belanja di pasar.
Kamis, Mei 10, 2007
Pak Tani
Entah sudah berapa lama saya tidak lagi meng up date blog ini. Entah kenapa ketika mau meng up date nya beberapa hari yang lalu, saya senantiasa tidak bisa login. Alhamdulillah sekarang bisa.
Sudah sebulan saya mencoba mencari pengalaman kerja, sebagai PPL Bantu. Merasakan menjadi orang birokrasi yang bisa jadi dunia yang belum pernah saya masuki sebelumnya. Sayapun mencoba menyesuaikan dengan lingkungan itu, yang terkesan santai. Memang pada awal bersentuhan saya bingung harus ngapain.
Belajar memang tidak harus dibangku kuliah, tapi kali ini saya belajar langsung dari pak tani. Karena dari segi pengalaman merekalah yang lebih menguasai dari pada saya. Dan pak tani jangan dikira orang yang serba ketinggalan dlam hal apapun, tapi mereka adalah orang yang sudah maju. Hanya saja mereka bertani hanyalah sebagai pekerjaan sampingan saja.
Sebenarnya banyak sekali yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini, entah kapan lagi saya tulis. Semoga secepatnya...










